Upacara Adat Tradisi Suran Mbah Demang 1445 H, Berlangsung Khidmad dan Meriah
Turut diundang dan hadir dalam prosesi tersebut Bupati Sleman Dra. Hj Kustini Sri Purnomo, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman beserta jajaran, Ketua Forum Masyarakat Adat Kabupaten Sleman, Panewu Gamping, Kapolsek, Danramil Gamping, Lembaga Kalurahan dan Tokoh Masyarakat setempat.. Bupati Sleman berksempatan melepas rombongan Bregada kirab yang didahului prosesi nggabur dara dan sebar udik-udik. Dalam sambutannya Bupati menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kalurahan Banyuraden beserta segenap panitia dan pihak terkait yang terus konsisten melestarikan tradisi budaya dan kesenian untuk tinggalan anak cucu kelak. \u201dPemerintah Kabupaten Sleman ngapresiasi datheng Pemerintah Kalurahan Banyuraden lan sedaya penderekipun amarga nindakake tradhisi suran mbah demang puniko minangka budaya luhur kangge tinggalan generasi samangkih. Mugi-mugi tokoh teladan Ki Demang Cokrodikromo bisa ditiru kanggo nuwuhake urip sosial sing harmonis marang wong liya.\u201d
Upacara pemberangkatan dipimpin oleh Carik sebagai komandan\/ pandega upacara dan Lurah sebagai pemimpin upacara, yang diantarannya dilakukan juga acara Doa bersama untuk kemajuan, kemakmuran dan tolak bala Kalurahan Banyuraden oleh Ustad Ahmad Shofi. Prosesi kirab dimulai pada pukul 20.45 WIB dan berjalan sampai menuju tabon Ki Demang Cokrodikromo kurang lebih pukul 21.30 WIB, selanjutnya dilaksanakan acara lung tinampi pusaka yang dikirabkan oleh Lurah Banyuraden kepada keluarga Trah yang diwakili Titus Wijanarto, dan raup di sumur peninggalan Mbah Demang oleh seluruh tamu undangan. Diakhir dilakukan rayahan gunungan oleh masyarakat sebagai bentuk ngalap berkah atas hasil panen bumi yang diwujudkan dalam dua buah gunungan.
Ketua Panitia yang juga Carik Banyuraden menyampaikan bahwa Pemerintah Kalurahan Banyuraden mengucapkan terimakasih kepada seluruh unsur yang berpartisipasi dalam prosesi suran tahun 2023 ini, \u201cKami menyadari bahwa prosesi ini tidak mungkin akan terlaksana tanpa partisipasi dan bantuan dari seluruh unsur yang terlibat. Kami ucapakan terimakasih yakni kepada Keluarga Trah Mbah Demang, para penggiat seni budaya yang terlibat baik dari Kalurahan Banyuraden dan Kalurahan sekitarnya, masyarakat umum dan khususnya kepada seluruh personal keamanan yang terlibat diantarannya Polresta Sleman, Polsek Gamping, Koramil Gamping, Kapanewon Gamping, dan relawan-relawan lokal. Dalam penyelenggaraannya-pun kami menyadari masih banyak kekurangan, untuk itu kami juga sampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang terganggu utamanya pengguna jalan, dan pihak lain yang mersasa dirugikan atas prosesi ini. Semoga kedepannya penyelenggaraan prosesi ini dapat berjalan lebih baik lagi, dan kami juga mendoakan kepada seluruh unsur yang terlibat semoga semuanya diberikan berkah kesehatan dan panjang umur oleh Allah SWT.\u201d
Kirab Suran Mbah Deman tahun 2023 diikuti oleh 18 unsur peserta diantarrnya; Bregada Pesanggrahan Sanggrahan, Bregada Ranu Wira Patuk, Bregada Kaliabu, Bregada Turangga Sumber Arum Sumberan, Bregada Guyangan, Bregada Kesenian Thek-Thek Geplakan, Bregada Kesenian & Ogoh-Ogoh Dukuh, Bregada Kesenian & Ogoh-Ogoh Modinan, Bregada Kesenian & Ogoh-Ogoh Patran, Bregada Kesenian & Ogoh-Ogoh Dowangan, Bregada Kesenian & Ogoh-Ogoh Banyumeneng, Bregada Kesenian & Ogoh-Ogoh Kajor, Bregada Kesenian & Ogoh-Ogoh Kramatan, Kesenian Uyon-Uyon\/Karawitan Dowangan, Bregada Trah Keluarga Pati, Bregada Gunungan, Bregada Pamong & Lembaga dan Bregada Andong Tamu VIP.