Pemerintah Kalurahan Banyuraden menyelenggarakan Musyawarah Kalurahan Rembug Stunting Desa Tahun 2023, pada Rabu (21\/6) di Ruang Pertemuan Kalurahan. Turut diundang dan hadir dalam musyawarah tersebut diantarannya; Kepala Jawatan Sosial Kap Gamping, Kepala Puskesmas Gamping II, Lurah, Pamong Kalurahan, BPKal, Ketua Lembaga Desa, Babinsa\/Bhabinkamtibmas, Pendamping Kalurahan, Penyuluh KB, Bidan Desa, Kader KPM, Kader Kesehatan, Kader Posyandu dan perwakilan unsur masyarakat desa.

Dibuka oleh Lurah yang menyatakan bahwa setiap tahunnya pemerintah Kalurahan selalu fokus pada isu stunting di desa, \u201ctidak hanya kegiatan fisik, setiap tahun kami selalu fokus pada kegiatan pencegahan stunting yg sudah menjadi kebijakan pusat, dengan penganggaran kegiatan melalui APBKal maupun usulan PUPM dan sumber pendanaan lainnya, termasuk di tahun depan melalui forum rembug ini kami ingin mengidentifikasi kebutuhan utk kegiatan stunting di 2024 mendatang, agar menjadi tepat sasaran.\u201d

Ditambahkan oleh Kawat Sosial Gamping Ibu Ummul yang mengapresiasi penyelenggaraan Rembung sebagai wujud komitmen pemerintah, terlebih lagi ditahun 2023 ini Banyuraden menjadi pilot project KIA mewakili provinsi DIY. Selanjutnya Kepala Puskesmas Gamping II memaparkan perkembangan kondisi kesehatan ibu dan anak di Banyuraden tahun 2022. Diakhir dengan dipandu oleh Kamituwo acara inti Rembug Stunting melakukan evaluasi kegiatan yang telah berjalan serta menampung usulan dari peserta untuk bahan RKP tahun 2024 yang skala prioritasnya di tuangkan dalam Berita Acara.